Download for free the newest and fully
working Keygens or Hacks for all different games like Black Ops 2 hack,
Riot points generator, LiveJasmin Credits Generator v4.1, Crysis 3
Hack, Dragon City Hack, Sniper: Ghost Warrior 2 Cheat, The Sims 3:
University Life Key Generator...
Rabu, 18 Desember 2013
Selasa, 17 Desember 2013
Soal Kimia Termokimia dan Pembahasan Lengkap
Soal Kimia Termokimia dan Pembahasan Lengkap. Semoga dengan adanya Soal dan Jawaban Termokimia ini, adik-adik lebih memahami konsep Termokimia ini. Semoga bermanfaat :).
1. Kapur tohor (CaO) digunakan untuk melabur rumah agar tampak putih
bersih. Sebelum kapur dipakai, terlebih dahulu dicampur dengan air dan
terjadi reaksi yang disertai panas. Apakah reaksi ini eksoterm atau
endoterm? Bagaimana perubahan entalpinya?
Jawab:
Reaksi yang terjadi:
CaO(s) + H2O(l)→ Ca(OH)2 (s)
Oleh karena timbul panas, artinya reaksi tersebut melepaskan kalor atau reaksinya eksoterm, ini berarti kalor hasil reaksi lebih rendah dari pereaksi. Jika reaksi itu dilakukan pada tekanan tetap (terbuka) maka kalor yang dilepaskan menyatakan perubahan entalpi ( ΔH) yang harganya negatif.
Jawab:
Reaksi yang terjadi:
CaO(s) + H2O(l)→ Ca(OH)2 (s)
Oleh karena timbul panas, artinya reaksi tersebut melepaskan kalor atau reaksinya eksoterm, ini berarti kalor hasil reaksi lebih rendah dari pereaksi. Jika reaksi itu dilakukan pada tekanan tetap (terbuka) maka kalor yang dilepaskan menyatakan perubahan entalpi ( ΔH) yang harganya negatif.
2. Sepotong es dimasukkan ke dalam botol plastik dan ditutup. Dalam
jangka waktu tertentu es mencair, tetapi di dinding botol sebelah luar
ada tetesan air. Dari mana tetesan air itu?
Jawab:
Perubahan es menjadi cair memerlukan energi dalam bentuk kalor. Persamaan kimianya:
H2O(s) + kalor → H2O( l)
Jawab:
Perubahan es menjadi cair memerlukan energi dalam bentuk kalor. Persamaan kimianya:
H2O(s) + kalor → H2O( l)
3. Larutan NaHCO3 (baking soda) bereaksi dengan asam klorida
menghasilkan larutan natrium klorida, air, dan gas karbon dioksida.
Reaksi menyerap kalor sebesar 11,8 kJ pada tekanan tetap untuk setiap
mol baking soda. Tuliskan persamaan termokimia untuk reaksi tersebut.
Jawab:
Persamaan kimia setara untuk reaksi tersebut adalah
NaHCO3(aq) + HCl(aq)→ NaCl(aq) + H2O( l) + CO2(g)
Oleh karena reaksi membutuhkan kalor maka entalpi reaksi dituliskan positif.
Persamaan termokimianya:
NaHCO3(aq) + HCl(aq)→ NaCl(aq) + H2O( l) + CO2(g) ΔH= +11,8 kJ
Jawab:
Persamaan kimia setara untuk reaksi tersebut adalah
NaHCO3(aq) + HCl(aq)→ NaCl(aq) + H2O( l) + CO2(g)
Oleh karena reaksi membutuhkan kalor maka entalpi reaksi dituliskan positif.
Persamaan termokimianya:
NaHCO3(aq) + HCl(aq)→ NaCl(aq) + H2O( l) + CO2(g) ΔH= +11,8 kJ
4. Sebanyak 2 mol H2(g) dan 1 mol O2(g) bereaksi membentuk air disertai pelepasan kalor sebesar 572 kJ.
2H2(g) + O2(g) → 2H2O( l) ΔH = –572 kJ
Tuliskan persamaan termokimia untuk pembentukan satu mol air. Tuliskan juga reaksi untuk kebalikannya.
Jawab:
Pembentukan satu mol air, berarti mengalikan persamaan termokimia dengan faktor
½ .H2(g) + ½ O2(g)→ H2O( l) ΔH = – 286 kJ
Untuk reaksi kebalikannya:
H2O( l) → H2(g) + ½ O2(g) ΔH = + 286 kJ
2H2(g) + O2(g) → 2H2O( l) ΔH = –572 kJ
Tuliskan persamaan termokimia untuk pembentukan satu mol air. Tuliskan juga reaksi untuk kebalikannya.
Jawab:
Pembentukan satu mol air, berarti mengalikan persamaan termokimia dengan faktor
½ .H2(g) + ½ O2(g)→ H2O( l) ΔH = – 286 kJ
Untuk reaksi kebalikannya:
H2O( l) → H2(g) + ½ O2(g) ΔH = + 286 kJ
5. Berapa kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 50 g air dari 25°C
menjadi 60°C? Diketahui kalor jenis air, c = 4,18 J g–°C–1.
Jawab:
Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 50 g air adalah sebesar 50 kali 1 g air. Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu sebesar 35°C adalah sebanyak 35 kali kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1°C. Jadi, kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 50 g air dari 25°C menjadi 60°C (ΔT = 35°C) adalah
Q = m c ΔT
= 50 g × 4,18 J g–1°C–1 × 35°C
= 7,315 kJ
Jawab:
Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 50 g air adalah sebesar 50 kali 1 g air. Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu sebesar 35°C adalah sebanyak 35 kali kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1°C. Jadi, kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 50 g air dari 25°C menjadi 60°C (ΔT = 35°C) adalah
Q = m c ΔT
= 50 g × 4,18 J g–1°C–1 × 35°C
= 7,315 kJ
6. Sebanyak 75 mL air dipanaskan dengan LPG. Jika tidak ada kalor yang
terbuang, berapa kalor yang dilepaskan oleh LPG jika suhu air naik dari
25°C menjadi 90°C? Kalor jenis air, c = 4,18 J g –1°C–1, massa jenis air
1 g mL–1
Jawab:
• Ubah satuan volume air (mL) ke dalam berat (g) menggunakan massa jenis air.
• Hitung kalor yang diserap oleh air
• Hitung kalor yang dilepaskan dari hasil pembakaran gas LPG
ρ air = 1g mL–1 atau mair = ρ air × volume air
mair = 1 g mL–1 × 75 mL= 75 g
Kalor yang diserap air:
Qair = 75 g × 4,18 J g –1°C–1 × (90–25)°C
= 20,377 kJ
Kalor yang diserap air sama dengan kalor yang dilepaskan oleh pembakaran gas LPG.
Qair = QLPG atau QLPG = 20,377 kJ
Jadi, kalor yang dilepaskan oleh hasil pembakaran gas LPG sebesar 20,377 kJ.
Jawab:
• Ubah satuan volume air (mL) ke dalam berat (g) menggunakan massa jenis air.
• Hitung kalor yang diserap oleh air
• Hitung kalor yang dilepaskan dari hasil pembakaran gas LPG
ρ air = 1g mL–1 atau mair = ρ air × volume air
mair = 1 g mL–1 × 75 mL= 75 g
Kalor yang diserap air:
Qair = 75 g × 4,18 J g –1°C–1 × (90–25)°C
= 20,377 kJ
Kalor yang diserap air sama dengan kalor yang dilepaskan oleh pembakaran gas LPG.
Qair = QLPG atau QLPG = 20,377 kJ
Jadi, kalor yang dilepaskan oleh hasil pembakaran gas LPG sebesar 20,377 kJ.
7. Ke dalam kalorimeter dituangkan 50 g air dingin (25°C), kemudian
ditambahkan 75g air panas (60°C) sehingga suhu campuran menjadi 35°C.
Jika suhu kalorimeter naik sebesar 7°, tentukan kapasitas kalor
kalorimeter? Diketahui kalor jenis air = 4,18 J g–1 °C–1.
Jawab:
Kalor yang dilepaskan air panas sama dengan kalor yang diserap air dingin dan kalorimeter.
QAir panas = QAir dingin + QKalorimeter
QAir panas = 75 g × 4,18 J g – 1 °C –1× (35 – 60)°C
= – 7.837,5 J
QAir dingin = 50 g × 4,18 J g – 1 °C –1 × (35 – 25)°C
= + 2.090 J
Qkalorimeter = Ck × Δ T
Oleh karena energi bersifat kekal maka
QAir panas + QAir dingin + QKalorimeter = 0
–7.837,5 J + 2.090 J + (Ck . 7°C) = 0
Ck = 7.837,5 2.090 J/7°C =821 J °C
Jadi, kapasitas kalor kalorimeter 821 J °C–1.
Jawab:
Kalor yang dilepaskan air panas sama dengan kalor yang diserap air dingin dan kalorimeter.
QAir panas = QAir dingin + QKalorimeter
QAir panas = 75 g × 4,18 J g – 1 °C –1× (35 – 60)°C
= – 7.837,5 J
QAir dingin = 50 g × 4,18 J g – 1 °C –1 × (35 – 25)°C
= + 2.090 J
Qkalorimeter = Ck × Δ T
Oleh karena energi bersifat kekal maka
QAir panas + QAir dingin + QKalorimeter = 0
–7.837,5 J + 2.090 J + (Ck . 7°C) = 0
Ck = 7.837,5 2.090 J/7°C =821 J °C
Jadi, kapasitas kalor kalorimeter 821 J °C–1.
8. Dalam kalorimeter
yang telah dikalibrasi dan terbuka direaksikan 50g alkohol dan 3g logam
natrium. Jika suhu awal campuran 30°C dan setelah reaksi suhunya 75°C,
tentukan ΔHreaksi. Diketahui kalor jenis larutan 3,65 J g–1 °C–1,
kapasitas kalor kalorimeter 150 J °C–1, dan suhu kalorimeter naik
sebesar 10°C.
Jawab:
Kalor yang terlibat dalam reaksi:
Qreaksi + Qlarutan + Qkalorimeter = 0
Qreaksi = –(Qlarutan + Qkalorimeter)
Qlarutan = (mlarutan) (clarutan) ( ΔT)
= (53g) (3,65 J g–1°C–1) (45°C)
= 8.705,25 J
Qkalorimeter = (Ck) ( Δ T)
= (150 J °C–1) (10°C) = 1.500 J
Qreaksi = –(8.705,25 + 1.500) J = –10.205,25 J
Jadi, reaksi alkohol dan logam natrium dilepaskan kalor sebesar 10.205 kJ. Oleh karena pada percobaan dilakukan pada tekanan tetap maka Qreaksi = Δ Hreaksi = –10.205 kJ.
Jawab:
Kalor yang terlibat dalam reaksi:
Qreaksi + Qlarutan + Qkalorimeter = 0
Qreaksi = –(Qlarutan + Qkalorimeter)
Qlarutan = (mlarutan) (clarutan) ( ΔT)
= (53g) (3,65 J g–1°C–1) (45°C)
= 8.705,25 J
Qkalorimeter = (Ck) ( Δ T)
= (150 J °C–1) (10°C) = 1.500 J
Qreaksi = –(8.705,25 + 1.500) J = –10.205,25 J
Jadi, reaksi alkohol dan logam natrium dilepaskan kalor sebesar 10.205 kJ. Oleh karena pada percobaan dilakukan pada tekanan tetap maka Qreaksi = Δ Hreaksi = –10.205 kJ.
Perlu Dibaca:
Kimia
SMA
- Tips Melaksanakan Ujian Nasional (UN) 2013 SMA SMK MA
- Soal dan Pembahasan Biologi Sistem Reproduksi
- Soal dan Pembahasan Ujian Nasional (UN) Biologi 2012
- Jadwal Ujian Nasional (UN) SMA SMP SD 2013
- Soal Biologi Fotosintesis dan Pembahasan
- Soal dan Jawaban Biologi Genetika dan Sintesis Protein
- Soal dan Jawaban Biologi Pewarisan Sifat
- RINGKASAN BIOLOGI UNTUK UN 2013 / 2014
- Soal Biologi SMA Materi Virus dan Pembahasannya
- Soal Kimia SMA Koloid dan Kunci jawaban
- Download Soal UN Kimia SMA/MA dan Pembahasannya
- SOAL TO UN BIOLOGI SMA 2013 PLUS PEMBAHASANNYA
- Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional 2013
- Download Kumpulan Soal dan Pembahasan UN 2013
Langganan:
Postingan (Atom)


